Ahok: Gaji Jadi Komisaris Pertamina Besar, Tetapi Secara Pengaruh Enak Jadi Gubernur - SWARAKYAT MEDIA

Ahok: Gaji Jadi Komisaris Pertamina Besar, Tetapi Secara Pengaruh Enak Jadi Gubernur

Ahok: Gaji Jadi Komisaris Pertamina Besar, Tetapi Secara Pengaruh Enak Jadi Gubernur

SWARAKYAT.COM
- Mantan Gubernu DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tak sungkan menyebutkan berapa besar gajinya kini sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero). 

Dalam siaran langsung Instagram kickandyshow, Sabtu (27/6/2020) malam, Ahok secara terbuka menyebutkan gajinya sebagai Komut Pertamina cukup besar dibandingkan saat dia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. 

Sebagai Komut Pertamina, dia mendapatkan gaji Rp 170 juta per bulan. 

"Kalau gaji, gedean komisarislah. Jauh (dibanding sebagai gubernur). Kalau di Pertamina kita bisa dapat Rp 170 juta gaji," ujar dia. Tetapi itu baru gaji, berdasar laporan kinerja keuangan Pertamina pada 2018, disebutkan jika kompensasi untuk manajemen yang berupa gaji dan imbalannya untuk 17 direksi dan komisaris mencapai 47,23 juta dollar AS atau setara Rp 671 miliar per tahun.

Jika Rp 671 miliar dibagi kepada 17 orang direksi dan komisaris, maka tiap orang menerima Rp 39 miliar setahun atau Rp 3,25 miliar per bulan. WOW

Namun, Ahok mengaku bahwa lebih enak menjadi gubernur atau kepala daerah, jika ukurannya adalah pengaruh dan kewenangan. 

Menurut dia, keuntungan menjadi gubernur tak lain karena bisa menolong orang banyak. 

"Jadi gubernur lebih enak karena bisa menolong orang banyak," kata Ahok dalam siaran langsung Instagram itu. 

Dia mengemukakan, saat menjadi gubernur dia memiliki dana operasional sebesar Rp 3 miliar yang bisa dibagikan kepada masyarakat miskin, langsung ke rekening mereka masing-masing. 

"Saya punya dana operasional Rp 3 miliar langsung dibagi ke warga miskin ke rekening dia masing-masing. Kalau tanpa wagub bisa Rp 4 miliar," ungkapnya. 

Berbeda halnya ketika menjadi Komut Pertamina. Dana operasional semacam itu tidak dimiliki. 

Tetap Komut 

Ahok tetap menjabat sebagai komisaris utama Pertamina di tengah perombakan direksi dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) pada 12 Juni 2020u. 

Berikut susunan dewan komisaris Pertamina saat ini: 
1. Komisaris Utama Basuki Tjahaja Purnama 
2. Wakil Komisaris Utama Budi Gunadi Sadikin 
3. Komisaris Ego Syahrial 
4. Komisaris Condro Kirono 
5. Komisaris Isa Rachmatarwata 
6. Komisaris Alexander Lay 
7. Komisaris David Bingei


loading...