Kasus Corona Hampir Lampaui Jakarta, Jatim Justru Sabet 2 Juara Sekaligus - SWARAKYAT MEDIA

Kasus Corona Hampir Lampaui Jakarta, Jatim Justru Sabet 2 Juara Sekaligus

Kasus Corona Hampir Lampaui Jakarta, Jatim Justru Sabet 2 Juara Sekaligus

SWARAKYAT.COM - Seperti yang kita tahu, Kasus positif Corona di Jawa Timur masih terus bertambah dan belum terkendali.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada selasa tanggal 23/06/2020 kemarin, terdapat penambahan 258 kasus di Jatim sehingga total menembus 10.115 orang. Total kasus di Jatim hanya selisih 135 kasus dengan DKI Jakarta yang tercatat 10.250 pasien. Pada hari yang sama, DKI Jakarta mencatatkan penambahan hanya 160 kasus.


Namun yang jadi pertanyaan bukanlah seberapa banyak kasus yang terjadi tapi publik bingung dengan sistem penilaian Lomba Video New Normal yang diadakan oleh Kementerian Dalam Negeri.


Jumlah kasus positif corona Jatim hampir melampaui Jakarta, namun justru Jatim mendapatkan Juara di 2 Kategori Sekaligus. Juara pertama diraih dalam kategori tata normal baru sektor pasar modern. Sedangkan juara dua diraih di kategori sektor tempat wisata.


Nah, bagaimana dengan jakarta ? berapa banyak kategori yang dimenangkan ?


Didalam jajaran pemenang ternyata nama Jakarta tidak ada sama sekali alias tidak memenangkan apapun dari seluruh kategori yang ada.


Hal tersebut kemudian menimbulkan reaksi dari berbagai aktivis dari said didu hingga nanik s deyang.


1. Reaksi pertama datang dari Said Didu


Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu menilai memang ada upaya untuk menaikan citra lawan dan mematikan lawan. Sayangnya itu dilakukan pakai duit rakyat.


"Makin jelas - lomba2an pake uang rakyat demi pencitraan "teman" dan mematikan "lawan"," ujar Said Didu di akun twitternya, Selasa (23/6/2020).


2. kemudian disusul Naniek S Deyang

Bagi wartawan senior Naniek S Deyang, hal ini tidak jadi persoalan.


"Anies (DKI) gak dapat juara New Normal gak apa-apa yang penting kenyataannya juara di hati rakyat," tulis Naniek S Deyang di akun facebooknya, Rabu (24/6/2020).


"Contoh nyata: staf saya ke Jakarta tenang dan santai, tapi kemarin tak suruh ke Surabaya parno akutttt, bahkan stres karena masuk zona "rawan"," ujarnya.


Luar biasa sekali pernyataan dari Naniek S Deyang.

Intinya kita tetap berharap wabah ini segera berlalu dan indonesia normal kembali.

loading...