Publik Lengah, MPR Usul Masa Jabatan Presiden 8 Tahun, Jokowi Presiden Hingga 2027 - SWARAKYAT MEDIA

Publik Lengah, MPR Usul Masa Jabatan Presiden 8 Tahun, Jokowi Presiden Hingga 2027

Publik Lengah, MPR Usul Masa Jabatan Presiden 8 Tahun, Jokowi Presiden Hingga 2027

SWARAKYAT.COM - Belajar dari kasus RUU HIP, hampir saja RUU tersebut lolos jika rakyat hanya diam. 

Kali ini, ada 1 kejadian lagi yang mungkin bisa membuat rakyat geger kembali, pasalnya jabatan presiden jokowi yang seharusnya maksimal hanya 10 tahun alias sampai 2024 ingin diperpanjang hingga 2027. Namun rencana ini bukan dari DPR melainkan MPR.

Jika publik lengah, bisa saja MPR yang Setuju Masa Jabatan Presiden 8 Tahun, Jokowi memimpin indonesia hingga 2027.

Kalau rakyat cuma diam saja membiarkan, jangan dikira ini tidak serius... rencana mereka akan terwujud. Bisa saja seperti RUU HIP. Kalau tidak ada yang teriak, bakal mulus disahkan dan jadi UU.


Soal jabatan presiden juga seperti itu.

 

Jokowi sudah memasuki 2 periode. Dan tidak bisa lagi mencalonkan untuk periode berikutnya. Mau tidak mau, suka tidak suka, Jokowi selesai tahun 2024. Itu seharusnya, kalau sesuai dengan konstitusi.

 

Tapi apapun bisa terjadi.


Sudah 2 lembaga yang melontarkannya: KPU dan MPR.

 

(1) MPR lebih dulu melontarkan rencana itu. Pada 22 November 2019...


https://manado.tribunnews.com/2019/11/22/mpr-usul-masa-jabatan-presiden-8-tahun-jokowi-pimpin-indonesia-hingga-2027?page=3


Sebelumnya,  Ketua MPR Bambang Soesatyo dalam pertemuan dengan sejumlah pengurus PWI di ruang kerjanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (20/11/2019) menyinggung soal jabatan presiden 3 periode.


Ada pula yang mewacanakan presiden hanya dapat dipilih satu kali namun masa jabatannya diperpanjang menjadi 8 tahun.


"Iya memang wacana tentang amendemen ini memang beragam sesungguhnya, ada yang mewacanakan justru masa jabatan Presiden menjadi tiga kali, ada yang mewacanakan untuk satu kali saja tapi dalam 8 tahun. Itu juga kami tidak bisa melarang orang untuk berwacana," ujar Hidayat, Rabu (20/11/2019).


Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) usai membuka acara Forum Parlemen Dunia di Bali, Rabu (4/9/2019)


"Mungkin kita perlu melakukan amendemen tentang pemilihan presiden yang dapat dilakukan tiga kali," ujar Bambang Soesatyo.

 

"Ini yang perlu kita diskusikan dengan komponen bangsa," katanya dikutip dari warta kota.


(2) Kemudian disusul KPU


https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200623114737-32-516378/kpu-sebut-pemilu-serentak-2024-kemungkinan-diundur-ke-2027

 

Entah apa yang merasuki bangsa ini, semoga indonesia tidak terpecah akibat ulah oknum yang terlalu rakus soal jabatan.

loading...