Bongkar Data Zulfikar Hingga Sebut Apk Sambhar Beranggotakan Polisi Untuk Menyerang 02, Siapa Opposite? - SWARAKYAT MEDIA

Bongkar Data Zulfikar Hingga Sebut Apk Sambhar Beranggotakan Polisi Untuk Menyerang 02, Siapa Opposite?

Bongkar Data Zulfikar Hingga Sebut Apk Sambhar Beranggotakan Polisi Untuk Menyerang 02, Siapa Opposite?

SWARAKYAT.COM
- Setelah viral membongkar data Denny Zulfikar, ternyata opposite6890 juga pernah melakukan sesuatu yang bikin heboh lebih dari kasus Denny Zulfikar, bahkan masuk acara Mata Najwa dan diberitakan oleh TvOne.

Dalam cuitannya 3 Maret 2019 lalu, akun anonim @opposite6890 Sekarang @opposite6891 (saat ini akun twitternya tak bisa diakses) menyebutkan bahwa Polri telah membentuk tim buzzer beranggotakan 100 orang per Polres di Seluruh Indonesia.

"Setelah whistleblower mengungkapkan bahwa kepolisian adakan pelatihan buzzer. Di mana setiap buzzer harus instal APK Sambhar. Hasil scan Sambhar keluar destinasi IP 120.29.226.193. Hasil scan IP 120.29.226.193 ternyata dimiliki Polri. Dapat ditarik kesimpulan wasit ikut bermain," cuit @opposite6890, Rabu (6/3/2019) sembari menyertakan video beberapa akun yang diduga terlibat dalam buzzer tersebut.


Pada Kamis (7/3/2019), @opposite6890 kembali membuat cuitan tentang keberadaan aplikasi Sambhar tersebut. Dia menyebut jika APK Sambhar tersebut dapat di-download di link mysambhar.com/unduh. Namun dikatakan jika saat ini aplikasi tersebut sudah tidak dapat lagi diunduh.


Keberadaan aplikasi itu pun banyak yang mempercayai. Namun ada juga beberapa yang malah bertanya-tanya terkait kebenaran aplikasi tersebut.


Pegiat media sosial, Mustofa Nahrawardaya ikut berkomentar:


“Ini sudah viral dan saya tanpa melapor ke Mabes Polri juga sudah tahu. Ini benar, ya, dan sudah saya praktikkan di kantor ternyata betul. Saya buktikan di mesin Whois dan DNS lookup, ternyata benar,” kata Mustofa kepada Kabar Petang di tvOne, beberapa waktu lalu.


Ia melanjutkan, IP address dari aplikasi tersebut bernama My Sambhar ini ternyata mengarah ke Jalan Trunojoyo. Lalu, semakin ditelisik oleh akun @Opposite6890, ternyata jumlah IP address banyak sekali, dan kantornya di Jalan Trunojoyo. “Ini hasil investigasi @Opposite6890,” paparnya.


Sebagai informasi, Jalan Trunojoyo yang dimaksud adalah Mabes Polri. Mustofa mengatakan bahwa @Opposite6890 mendengarkan bocoran dari ‘orang dalam’ yang baru saja menjalankan pelatihan.


Selanjutnya ada kabar 100 polisi di setiap Polres juga di-training. Dan, setelah di cek ternyata terkoneksi ke satu akun bernama @AlumniSambhar. “Setelah dibongkar di media sosial, mereka melakukan rename. Mereka gonta-ganti nama. Tapi sudah di-backup oleh akun @Opposite6890,” ungkap Mustofa.


Alasan mengapa IP address-nya berada di Jalan Trunojoyo karena menurut Mustofa, akun @AlumniSambhar hanya mem-follow satu orang, yaitu akun Joko Widodo. Ia pun mengklaim bahwa seluruh postingan-postingan yang merugikan 02 ini terpantau oleh aplikasi My Sambhar.


“Dulu saya pernah ngomong di ILC, banyak sekali akun-akun nakal, penyebar dan produsen hoax, kok enggak pernah di-takedown. Jangan-jangan sumbernya ada di akun @AlumniSambhar,” jelas Mustofa.


Aduuuh napa pada diuppload sih? Nama Om Denny jadi terkenal lho.,” komentar Mustofa atas unggahan netizen yang memperlihatkan isi percakapan WAG tersebut.


Akun twitter @rajapurwa juga menanggapi cuitan itu dan mengunggah foto yang dianggap bukti salah satu nomor member WAG ‘Binmas aja’ yang tertaut ke akun facebook seorang oknum polisi.


Namun, ada juga yang membantah berasal dari akun bernama sang pengembacara:


"Dari mengikuti malam ini, ternyata Anda tahu mengenai sambar melalui whistleblower. Gak tau siapa dia. Tapi apakahanda tau siapa dia? Saya pendukung 01. Tetapi, apakah anda nggak merasa ini kayak jebakan? Apa iya ada 100 orang ler polres jadi buzzer? Apa nggak resiko ketahuan tinggi?" tulisnya.


"Bayangkan saja, 100 orang per polres, ada ribuan orang, dan itu yakin nggak ada yang simpatisan Prabowo? Pengikut ulama seharusnya HRS? Buat apa polisi mempertaruhkan institusi buat begituan? Kenapa polisi gak bayar aja buzzer pro di luar? Apa iya sedemikian mudah anda bongkar?" sambung Sang Pengembara.


Dan sekarang akun opposite sedang disorot. Siapa sebenarnya orang dibalik akun opposite ini?

loading...