Gibran Calon Tunggal Lawan Kotak Kosong di Pilkada Solo, Begini Hitungannya - SWARAKYAT MEDIA

Gibran Calon Tunggal Lawan Kotak Kosong di Pilkada Solo, Begini Hitungannya

Gibran Calon Tunggal Lawan Kotak Kosong di Pilkada Solo, Begini Hitungannya

SWARAKYAT.COM
- Gibran Rakabuming Raka-Teguh Santosa memastikan mengunci rekomendasi PDI-Perjuangan untuk Pilkada Solo 2020 ini. Dengan kekuatan PDI-P yang memiliki mayoritas kursi di DPRD setempat, hampir mustahil bagi partai lain mengusung calon.

 

Selain PDI-P, PAN juga sudah mengatakan mendukung pasangan Gibran-Teguh di Pilkada ini. Untuk diketahui, jumlah kursi di DPRD Solo yakni 45 kursi. Dimana 30 di antaranya milik kader PDI-P. Sementara partai lain hanya kebagian sisanya saja. PKS misalnya 5 kursi, Gerindra, Golkar, PAN masing-masing 3 kursi dan PSI 1 kursi.

 

Dengan PAN yang sudah menyatakan dukungan ke Gibran-Teguh, sisa kursi di DPRD yakni 12 kursi. Namun jumlah ini akan kembali berkurang dengan dukungan yang diberikan Golkar, PSI dan Gerindra untuk pasangan putra Jokowi-anggota DPRD Solo tersebut.

 

Dengan hitungan ini, otomatis tersisa PKS dengan lima 5 kursi. Tentu saja PKS tidak bisa mengusung calon mengingat syarat untuk mengajukan calon sendiri adalah 9 kursi atau 20 persen dari total kursi. Tanpa berkoalisi dengan partai lain, sulit bagi PKS untuk mengajukan calon sendiri. Hal ini membuat Gibran dan Teguh Prakosa berpotensi menjadi calon tunggal di Pilwalkot Solo.

 

PAN Dukung Gibran

 

DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Solo memberikan dukungan penuh kepada pasangan Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa (Gibran-Teguh) dalam Pilkada Solo 2020. “Kami mengusung, bukan mendukung tapi mengusung Gibran-Teguh dalam Pilkada 2020. Yang penting ke depan kota Solo, aman, nyaman dan tentram, tidak ada masalah apapun. Tujuan kita sama-sama untuk mencapai masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera,” kata Ketua DPD PAN Solo, Achmad Sapari di Solo, Jumat (17/7/2020).

 

Menurutnya, pasangan Gibran-Teguh pas untuk memimpin kota Solo. Kombinasi usia muda dan kader senior diharapkan bisa membawa kota Solo lebih maju. Ke depan, PAN juga tak segan untuk memberikan kritikan jika keduanya berbuat melenceng. “Kita belum bisa menilai, kita buktikan saja nanti,” ujarnya.

 

“Semenjak awal kita berkomunikasi dengan DPC PDIP. Karena pak Purnomo tidak mendapatkan rekomendasi, maka yang kita dukung ya yang mendapat rekomendasi,” tandasnya.

 

Berikut sikap fraksi masing-masing partai di Solo

 

Golkar

 

Melalui Ketua Bappilu Maman Abdurrahman, DPP Golkar menegaskan dukungan kepada Gibran sudah resmi dan final.

 

“Dukungan kepada Bobby Nasution (Pilwalkot Medan) dan Gibran sudah final, karena berdasarkan hasil survei berpotensi menang dan trennya naik terus, di sisi lain aspirasi dari pengurus daerah,” kata Maman saat dimintai tanggapan, Selasa (16/6/2020).

 

Gerindra

 

Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, dukungan ke Gibran bahkan merupakan perintah khusus Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

 

“Kalau internal informasi sementara, ya, calon kuat masih yang bersangkutan (Gibran). Ya kalau soal dukung mendukung, ya, kami juga sudah ada arahan untuk mendukung (Gibran),” kata Dasco di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (11/2).

 

PSI

 

Awalnya, PSI juga memberikan sinyal dukungan kepada Gibran jika pada akhirnya tak diusung PDIP. PSI bahkan siap mengumpulkan KTP sebanyak 40.000 demi Gibran.

 

“Gibran memenuhi kriteria sebagai cawali dari PSI. Putra Presiden Jokowi itu sosok mandiri dan sukses dalam membangun bisnis. Kami siapkan dua alternatif, yakni bergabung dengan PDIP jika mengusung Gibran sebagai cawali. Kalau Gibran tidak diusung PDIP, kita siapkan Gibran maju jalur independen dengan menyediakan 40.000 KTP sebagai syarat dukungan,” ujar Anggota DPRD Solo F-PSI Antonius Yoga Prabowo di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, Minggu (29/9/2019).

 

PKS

 

Dalam wawancara bersama kumparan, Ketua DPW PKS Jateng Abdul Fikri Faqih menyebut pihaknya masih wait and see melihat dinamika di Pilwalkot Solo. Yang pasti, kata Faqih pihaknya akan ikut suara umat.

 

“Kita tetap wait and see, bersama ummat ya. Jadi, nanti ummat yang akan ke mana. Kecuali PKS punya kursi yang bisa maju sendiri, ya itu bisa menentukan. Tetapi kalau tidak ya ini saja, kebersamaan dengan ummat,” kata Faqih saat dimintai tanggapan, Jumat (26/6/2020).

 

Dengan perhitungan ini, otomatis Gibran-Teguh bakal jadi calon tunggal lawan kotak kosong di Pilkada Solo 2020 mendatang.[asa]

loading...