Empat Bersaudara Ini Dituduh Mencuri, Setelah Dipukuli Ternyata Salah Tangkap - SWARAKYAT MEDIA

Empat Bersaudara Ini Dituduh Mencuri, Setelah Dipukuli Ternyata Salah Tangkap

Empat Bersaudara Ini Dituduh Mencuri, Setelah Dipukuli Ternyata Salah Tangkap


SWARAKYAT.COM - Beginilah nasib wong cilik di negara ini. Gara-gara tampilan yang kusam sebagai pemulung, malah dituduh maling.

 

Foto penangkapannya pun seolah mereka teroris berbahaya. Kakak beradik tersebut berpose jongkok dengan tangan terikat. Di belakangnya ada pak polisi berwajah sangar lengkap dengan senapan serbu.

 

Awalnya, empat bersaudara asal Bojonggede, Depok yang merupakan pemulung tersebut sempat jadi bulan-bulanan warga karena dituduh mencuri di perkampungan warga. Tuduhan itu akhirnya tidak terbukti.


Peristiwa itu terjadi di Kampung Manggis, Pabuaran, Bojonggede, Depok, Minggu (2/8/2020) malam. Ketika itu, salah satu remaja dari kakak-adik tersebut menangis dikerumuni warga dan dihakimi. Tim Jaguar pun langsung merapat ke lokasi.

 

Kapolsek Bojonggede Kompol Supri menuturkan warga di perkampungan tersebut kerap merasa kehilangan barang. Karena hal tersebut, warga Kampung Manggis menaruh curiga kepada empat pemulung yang dihakimi.

 

"Anak-anak itu main ditangkap aja, digebukin lagi, akhirnya diamankan," ucap Supri, Senin (3/8).

 

Supri menyebut, setelah diinterogasi, ternyata tidak ada bukti yang mengarah para remaja ini melakukan pencurian. Dia menyebut keempat kakak-adik ini tidak pernah melakukan pencurian.

 

"Setelah diinterogasi, ternyata dia nggak pernah ambil, nggak ada buktinya gimana," jelas dia.

 

Menurut penuturan Supri, salah seorang warga di perkampungan ini mengalami kehilangan barang pada bulan lalu. Warga menduga pemulunglah yang melakukan pencurian.

 

"Sekarang pas ada pemulung main ditangkap sama anak-anak situ, buktinya nggak cukup," ujar Supri.

 

Karena telanjur geram, warga kemudian langsung mengamankan pemulung remaja yang ada di perkampungannya. Remaja yang diduga pencuri itu pun mengalami luka-luka.

 

Akhirnya pihak kepolisian pun memanggil sejumlah pihak agar kejadian serupa tidak terulang. Supri menyayangkan aksi main hakim sendiri terhadap empat remaja kakak-adik ini.

loading...