Dewan Syariah Bela Ismail Yusanto HTI, Sebut Banyak Konspirasi - SWARAKYAT NEWS

Dewan Syariah Bela Ismail Yusanto HTI, Sebut Banyak Konspirasi

Dewan Syariah Bela Ismail Yusanto HTI, Sebut Banyak Konspirasi



SWARAKYAT.COM - Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) membela mantan Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ismail Yusanto yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

 

“Kami bukan HTI, tetapi kami memandang bahwa siapa saja sebagai warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum dan perlakuan hukum yang sama,” ucap Ketua DSKS, Muinudinillah Basri dalam vidoe yang dibagikan melalui channel YouTube Dakwah Solo, Senin (31/8).

 

Ia mengaku mendengar bahwa Ismail Yusanto dilaporkan oleh orang tertentu dengan berbagai tuduhan.

 

“Kami tidak mengetahui yang gaib, tapi kami melihat bahwa selama ini Ustaz Ismail tidak pernah mengucapkan atau mengatakan sebagaimana yang kami lihat selama ini bersikap ingin menggulingkan kekuasaan atau ingin mengganti ideologi Pancasila dan UUD 1945,” sebutnya.

 

Muinudinillah menambahkan, Ismail tidak pernah menunjukkan sikap ingin merubah NKRI. Sebaliknya, Ismail justru berusaha untuk membahagiakan dan mensejahterakan serta membela negara Indonesia.

 

Ia mengingatkan agar masyarakat Indonesia berhati-hati karena banyak konspirasi untuk memojokkan Islam.

 

“Hendaklah kita juga harus berhati-hati karena banyak yang konspirasi, yang tidak suka kepada Islam,” imbuhnya.

 

Muinudinillah menambahkan, begitu banyak orang-orang Islam yang sangat mudah dilaporkan dengan berbagai macam tuduhan yang tidak berdasar.

 

“Maka atas dasar praduga tak bersalah, kami memberikan pernyataan dan pembelaan kepada suadara kami sebangsa, setanah air,” ucap Muinudinillah.

 

“Kami minta kepada seluruh rakyat Indonesia, aparat penegak hukum untuk bersikap adil, dan untuk tidak mudah memperlakukn saudara-saudara kita ketika ada tuduhan yang sangat tidak mendasar,” pungkas Muinudinillah.

 

Ismail Yusanto dilaporkan oleh Pengurus Lembaga Dakwah NU (LDNU) Jawa Barat, Heriansyah ke polisi.

 

Muannas Alaidid yang ditunjuk sebagai kuasa hukum oleh pelapor menyebut kliennya merupakan mantan Ketua DPD HTI Bangka Belitung.

 

Dalam keterangan resminya Heriansyah menyebut laporan ia buat karena Ismail masih menganggap dirinya sebagai juru bicara HTI, organisasi yang telah dibubarkan oleh pemerintah karena bertentangan dengan Pancasila.