Jokowi Kena Skak Mat Doni Monardo: Pak Anies Benar, 20 RS Rujukan Penuh Pasien COVID-19 - SWARAKYAT MEDIA

Jokowi Kena Skak Mat Doni Monardo: Pak Anies Benar, 20 RS Rujukan Penuh Pasien COVID-19

Jokowi Kena Skak Mat Doni Monardo: Pak Anies Benar, 20 RS Rujukan Penuh Pasien COVID-19



SWARAKYAT.COM - Beredar Berita di media pro c*bong yang berjudul Jokowi Skakmat Anies, RS Corona Ternyata Masih Kosong Melompong, Kok PSBB Total?


Sebenarnya malas menanggapi tapi apa salahnya untuk berbagi otak (pengetahuan) untuk mereka yang membutuhkan?



Dari judul sebenarnya sudah salah yaitu PSBB Total, padahal Anies tidak pernah mengatakan hal tersebut.


Kemudian dari isinya "Presiden Jokowi langsung angkat bicara terkait polemik over kapasitas rumah sakit corona. Menurut Jokowi, Rumah Sakit Darurat COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, masih memiliki kapasitas yang cukup.

 

“Kita lihat di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran ini masih kosong untuk bisa menampung 2.581, ini masih mempunyai ruang ini untuk yang gejala ringan. Ini 858 di tower 6 dan 1.723 di tower 7,” ujar Presiden Jokowi ketika membuka rapat terbatas ‘Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional’ di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (14/9/2020).

 

“Kemudian untuk flat isolasi mandiri di Wisma Atlet Kemayoran juga masih tersedia kapasitas 4.863, ini di tower 4 dan tower 5,” lanjut Jokowi.

 

Saat ini, Jokowi menegaskan pemerintah terus berupaya memperbanyak fasilitas isolasi di daerah-daerah lainnya.


Namun, hal tersebut sudah dibantah oleh Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo.


Beliau membenarkan soal penuhnya tingkat okupansi ICU di sejumlah RS rujukan COVID-19 di Jakarta. 


Dalam pernyataannya, Doni Monardo menyebut Bed Occupancy Rate (BOR) untuk ruang ICU di 20 RS rujukan COVID-19 seluruhnya telah terisi oleh pasien COVID.


"Yang terjadi hari ini yang disampaikan Pak Gubernur DKI Jakarta Pak Anies itu benar, sejumlah rumah sakit mengalami kapasitas penuh itu benar. Tetapi hanya khusus rumah sakit yang ruang ICU-nya kurang dari 10 bed, sekitar ada 20 rumah sakit di Jakarta yang kapasitas tempat tidur untuk ICU-nya itu kurang dari 10 dan itu semuanya penuh," ujar Doni dalam diskusi virtual bersama BNPB, Minggu (13/9).


Meski 20 RS rujukan itu sudah penuh kapasitas ICU-nya, Doni menyebut tak seluruh RS terisi seluruhnya. 


Ia menambahkan bahwa di Jakarta ada sekitar 47 RS rujukan yang memiliki jumlah ruangan ICU lebih dari 10 buah yang kini siap menampung pasien corona.


"Nah sisanya 47 rumah sakit rujukan lainnya yang rata-rata jumlah bednya lebih dari 10 itu rata-rata masih terisi," ucap Doni.


Meski tingkat okupansi tempat tidur diklaim Doni telah mencapai 78 persen untuk isolasi dan 85 persen untuk ICU, ia menuturkan pihaknya langsung bergegas menyiapkan sejumlah solusi. 


Penambahan kapasitas tempat tidur, kata dia, jadi solusi terdekat yang saat ini tengah diupayakan bersama Kementerian Kesehatan.


"Solusinya sudah dilakukan Menkes untuk meminta seluruh rumah sakit yang mengalami kesulitan soal adanya ruang ICU, untuk penambahan," ungkap Doni.


Tidak hanya penambahan kapasitas, penawaran untuk memindahkan pasien yang tingkat kesehatannya sudah jauh lebih baik ke Wisma Atlet Kemayoran jadi solusi terakhir. 


Dari dua solusi tersebut, diharapkan Doni nantinya dapat setidaknya meringankan beban RS rujukan di Jakarta dalam merawat pasien corona.


"Kami menawarkan ke seluruh pimpinan rumah sakit, untuk pasien yang kiranya sudah mulai mengalami penyembuhan ini bisa dialihkan ke rumah sakit darurat COVID-19 yaitu di Wisma Atlet Kemayoran. Tujuannya adalah untuk memberikan relaksasi kepada seluruh rumah sakit agar kekhawatiran masyarakat itu tidak terjadi," kata Doni.

loading...