Panas! Borok Direksi Diumbar-umbar, Pertamina Balas Ahok: Kita Ajak KPK! - SWARAKYAT MEDIA

Panas! Borok Direksi Diumbar-umbar, Pertamina Balas Ahok: Kita Ajak KPK!

Panas! Borok Direksi Diumbar-umbar, Pertamina Balas Ahok: Kita Ajak KPK!



SWARAKYAT.COM
- Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuk Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok, baru-baru ini membongkar aib Pertamina, mulai dari gaji direksi hingga pinjaman bombastis perusahaan migas milik negara tersebut.

 

Terkait itu, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fajriyah Usman mengaku perusahaan menghargai pernyataan yang disampaikan Ahok. Menurut dia, pernyataan Ahok sejalan dengan Program Restrukturisasi Pertamina. Baca Juga: Peruri Minta Duit Rp500 M ke Pertamina, Ahok Bertaring, Peruri Dikatain Ular..

 

"Kami menghargai pernyataan Pak BTP sebagai Komut yang memang bertugas untuk pengawasan dan memberikan arahan. Hal ini sejalan dengan restrukturisasi Pertamina yang sedang dijalankan direksi agar perusahaan menjadi lebih cepat, lebih adatif dan kompetitif," katanya, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (15/9/2020).

 

Lanjutnya, ia mengatakan bahwa Pertamina telah bekerja sama dengan lembaga lain, seperti KPK dan PPATK sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi perusahaan.

 

"Hal-hal yang bersifat corporate action dilakukan manajemen dalam rangka pertumbuhan perusahaan dan juga memastikan ketahanan energi nasional. Tentu saja pastinya akan mempertimbangkan internal resources dan dilakukan secara prudent dan profesional," tandasnya.

 

Sebelumnya, Ahok menyinggung mengenai lobi-lobi direktur untuk pergantian jabatan hingga kebiasaan perusahaan mencari utang.

 

Ahok menjelaskan semua Dewan Direksi Pertamina melakukan lobi ke menteri untuk pergantian direksi. Ahok pun merasa kesal karena pergantian direktur itu tanpa memberitahu dirinya.

 

"Dia ganti direktur pun bisa tanpa kasih tahu saya, saya marah-marah juga. Jadi. semua direksi lobi-lobinya ke menteri. Yang menentukan menteri. Komisaris pun rata-rata titipan dari kementerian," ujar Ahok dalam video yang dikutip, Selasa (15/9). []

loading...