Ada Apa Dibalik UU Cilaka? - SWARAKYAT MEDIA

Ada Apa Dibalik UU Cilaka?

Ada Apa Dibalik UU Cilaka?



SWARAKYAT.COM - TANPA pun kita perlu menyinggung masalah "substansi", yang toh draft resmi nya pun katanya memang masih belum ada, begitu berdasarkan penuturan beberapa orang politisi, sebab "kabarnya" masih sedang dalam tahap "dirapikan" dan disusun rapi. Wooww emeijing kaaaan.... Sudah disahkan tapi draft aslinya masih jadi teka teki? UU Cilaka ini sudah begitu terasa banyak kejanggalannya dan tercium bau amisnya, sehingga patutlah rakyat jadi bertanya-tanya bukan?

 

Apa yang mau dipreteli??? Apa yang mau diuji, dibaca dan dipelajari? Sumbernya mana, bisa diakses dimana? Kapan bisa diaksesnya? Lantas, apa acuan bagi Anda-Anda semua saat mengatakan versi adalah A fakta, versi B adalah hoax semata? Apa ACUAN dan PEMBANDINGNYA? Hmmmmmm....

 

Apakah saat seorang pemimpin berkata, UU ini sudah benar kok, percaya saja pada saya dan bla bla bla. Lantas apakah kita rakyat harus ujug-ujug percaya? Ah, rasanya tidak! Tapi entahlah pada rakyat yang amat "mencintai" pemimpin-pemimpinnya itu, apalagi jika cinta mereka itu, "cinta buta". Mana bisa lagi mereka membedakan yang salah dan yang benar. Wajar jika mereka tak bisa membedakan yang mana kebohongan dan kejujuran. Namanya juga cintaaa #eaaaaaa, buta lagi.. Apa mau dikata???

 

Dalam hal percaya, Iman saya mengajarkan untuk hanya boleh percaya dengan sepenuh hati pada Tuhan dan Nabi saja. Sebagai Umat Islam, Nabi Muhammad lah yang harus dipercaya dan diteladani, dengan SEPENUH HATI, sebab ia adalah Rasulullah, utusan dan manusia pilihan Allah. Hal tersebutlah merupakan makna sejati dari kalimat sakral Laa Ilaaha Illallah..

 

Hanya Firman Tuhan yang patut dipercaya dan hanya Baginda Rasulullah SAW yang baik ucapan dan tindakannya, BISA dijadikan pedoman dan acuan. Sebab, ia adalah manusia pilihan Tuhan, Yang Dengan Segala FirmanNya, tak bisa terbantahkan. SELAIN ITU, termasuk Anda-Anda dan kami semua, ALL JUST HUMAN, ONLY HUMAN!

 

Tapi, jika Anda-Anda ingin saya percaya pada Anda sah-sah saja, meski sampai kapanpun tak bisa mutlak dan wajib hukumnya. Bagaimana caranya? Tulis dan tinggalkanlah jejak yang baik. Kami akan nilai Anda dari setiap jejak ucapan, keputusan dan tindakkan Anda selama ini, dengan kata lain reputasi? Bagaimana reputasi Anda selama ini? Sebenarnya Anda-Anda dan termasuk Anda juga, bisa bercermin dan mengukur diri!

 

Bagaimanapun, Anda-Anda semua hanya manusia biasa, termasuk Anda! Anda bukan Nabi, Apalagi Anda bukan Tuhan! Anda-Anda semua tau itu kan?

 

Kenapa selain Tuhan, hanya Nabi yang patut dan wajib kita percaya tindakan dan ucapannya? Sebab, ia langsung dididik dan digembleng oleh Rabb, Tuhan alam semesta. Sedangkan Anda-Anda, termasuk Anda juga! Selama ini berada dalam didikan dan gemblengan siapa? Kami tak pernah tau...

 

Reaksi kami ya tergantung Anda-Anda juga! Seperti apa aksi Anda terhadap kami, seperti itu juga lah reaksi kami terhadap Anda! Punggung Anda, ya kami yang menulis. Maksudnya kami itu siapa? Ya KAMI! Seluruh Rakyat Indonesia, pemilik SAH negeri yang bernama Indonesia ini. Sampe disini, Anda-Anda semua bisa paham?

 

Balik lagi ke draft "itu" ya... Jangankan kami, rakyat awam ini, toh Fadli Zon dan sejumlah politisi DPR RI pun sudah blak-blak an akan hal ini. Mereka belum terima! Termasuk saat sidang paripurna itu sedang berlangsung, hingga akhirnya sangat disayangkan, RUU itu telah Anda-Anda sahkan menjadi UU. Itu namanya luar biasa atau luar binasa siik? Haduuuuh, Anda-Anda ini, ada-ada saja, lagi-lagi bikin kecewa.

 

Berdasarkan fakta-fakta peristiwa ini, bisakah kita tarik satu kesimpulan, bahwa UU ini cacat dan "bermasalah" dari sisi prosedural? Sisi substansi? Entahlah!

 

Sangat disayangkan UU tersebut telah berhasil ketuk palu 5 Oktober yang lalu. Masihkah ada jalan?

 

Kita harus optimis. InsyaAllah masih. Apa jalan nya? Mau minta tolong sama siapa? Mau minta jalan keluarnya sama siapa? Tuhan! Kita punya Tuhan yang daya dan upayaNya tak terbatas dan tak terhingga. Kuncinya: Yakin dan Percaya.

 

Bukankah tidak ada daya dan upaya lain selain daya dan upayaNya? GOD, we will try to do the best, PLEASE do the rest... Folded handsFolded hands

 

BISMILLAH


LAA HAULA WALAA KUWWATA ILLAA BILLAAH

 

Ibu Pertiwi!!!!


Cepatlah tersenyum kembali. Folded hands


Oleh: Annisa Soraya

loading...