Anies Berulah Lagi, Bukannya Kabur Justru Terjun Langsung Tinjau Lokasi Demo - SWARAKYAT MEDIA

Anies Berulah Lagi, Bukannya Kabur Justru Terjun Langsung Tinjau Lokasi Demo

Anies Berulah Lagi, Bukannya Kabur Justru Terjun Langsung Tinjau Lokasi Demo



SWARAKYAT.COM - Ada kejadian menarik di aksi kali ini, bukan Presiden tapi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan rela menemui langsung pendemo di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI). Padahal situasi masih dalam keadaan belum bisa dikatakan aman 100%, seharusnya duduk dirumah atau kabur ke luar daerah untuk meninjau kerjasama di bidang apa saja yang sudah diagendakan. Anies bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sujana mendatangi lokasi sejak sekitar pukul 18.40 WIB.

 

Anies mengecek terlebih dahulu Halte Bundaran HI yang dibakar. Terlihat juga di lokasi tersebut Sardjono Jhony Tjitrokusumo Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).

 

Setelah mengecek lokasi halte yang terbakar, Anies pun menemui perwakilan mahasiswa yang berdemo karena tidak menyetujui UU Omnibus Law.

 

Sampai berita ini diturunkan Anies yang menggunakan helm serta kemeja putih berompi BPBD DKI masih berdialog dengan para pendemo yang diwakili oleh Badan Eksekutif Mahasiswa dari beberapa kampus tersebut.

 

Seperti diketahui, di seputar Bundaran HI suasana cukup ricuh. Halte TransJakarta Bundaran HI pun dibakar pendemo.

 

Tak hanya itu, kobaran api juga terlihat di videotron dan pos polisi Harmoni. Sejak siang bentrok memang terjadi di titik demo ini. Sempat mereda, bentrokan kembali pecah sore hari.

 

Perusakan sebelumnya juga terjadi di Pos Polisi di kawasan Tugu Tani. Pos polisi di Patung Kuda Arjuna Wiwaha juga terbakar.

Polisi juga menembaki massa di depan Kostrad, Jalan Medan Merdeka Timur, dengan gas air mata. Massa mencoba bertahan dengan melempari batu dan kayu. Namun, hujan gas air mata membuat massa yang didominasi pelajar mundur perlahan

 

Sementara itu di depan Wisma Mandiri, aparat kepolisian memukul mundur massa menuju arah Gondangdia. Massa demo sempat melempar sejumlah benda ke arah polisi.

loading...