Deal! 1 November Besuk 3 Ormas Besutan HRS Geruduk Kedutaan Prancis, Jumlah Massanya... - SWARAKYAT NEWS

Deal! 1 November Besuk 3 Ormas Besutan HRS Geruduk Kedutaan Prancis, Jumlah Massanya...

Deal! 1 November Besuk 3 Ormas Besutan HRS Geruduk Kedutaan Prancis, Jumlah Massanya...



SWARAKYAT.COM - Tiga ormas besutan Habib Rizieq Shihab, dipastikan akan mengepung Kantor Kedutaan Prancis di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.


Aksi buntut pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron itu rencananya digelar pada 1 November mendatang.




Tiga ormas itu adalah Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) dan GNPF Ulama.




Kabar itu dibenarkan Wakil Sekjen PA 212, Novel Bamukmin saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (29/10/2020).




“Kita (juga) akan turun ke jalan, kepung Kedubes Prancis,” kata Novel.




Massa, sambungnya, akan berkumpul di depan Kantor Kedutaan Prancis.




Dalam pamflet yang sudah tersebar di medsos, aksi itu nantinya akan dibuka dengan serangkaian acara Maulid Agung sebagai bukti kecintaan pada Nabi Muhammad SAW.



Tak hanya itu, ajakan boikot produk Prancis juga akan digemakan dalam aksi tersebut.




Sayangnya, Novel mengaku masih belum bisa membeberkan jumlah massa yang akan ikut dalam aksi pengepungan Kedutaan Prancis itu.




Sebelumnya, pernyataan keras juga disampaikan Front Pembela Islam (FPI) melalui keterangan resminya, Selasa (27/10) malam.




Pernyataan sikap itu disampaikan Sekretaris Umum FPI Munarman.




“Mengutuk keras tindakan syarrul bariyyah Emanuel Macron yang mempromosikan kebencian terhadap Islam,” kecam keterangan tersebut.




Ormas besutan Habib Rizieq Shihab ini menganggap, menampilkan karikatur nabi sebagai bahan ajaran adalah tindakan merendahkan dan melecehkan Nabi Muhammad SAW.




Sementara itu, mendukung tindakan yang merendahkan nabi seperti dilakukan Macron, tidak bisa juga diterima akal sehat.




FPI pun mendoakan Macron mendapatkan hal-hal buruk.




“Semoga engkau Emanuel Macron sang syarrul bariyyah segera mati dalam kehinaan,” bunyi keterangan tersebut.




Atas pertimbangan itu, FPI mengajat umat Islam bangkit dari semua penindasan.




Pasalnya, tidak sedikit pihak yang berupaya untuk mendiskreditkan Islam dengan berbagai cara.




“Mengajak umat Islam untuk bangkit dari ketertindasan peradaban jahiliah modern yang menempatkan Islam sebagai musuh,” pungkasnya.