Miris! Rakyat Sedang Berjuang dalam Kesusahan, Ketum PPP Konsolidasi Pakai Jet Pribadi - SWARAKYAT NEWS

Miris! Rakyat Sedang Berjuang dalam Kesusahan, Ketum PPP Konsolidasi Pakai Jet Pribadi

Miris! Rakyat Sedang Berjuang dalam Kesusahan, Ketum PPP Konsolidasi Pakai Jet Pribadi



SWARAKYAT.COM - Dalam waktu dekat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan menggelar muktamar untuk menentukan ketua umum pada masa kepemimpinan mendatang. 


Karenanya, sejumlah kandidat pun mulai bergerak mencari dukungan ke daerah-daerah. Tidak terkecuali Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa. 




Belum lama ini, Suharso mengunjungi Sumatera Utara (Sumut) dan Nangroe Aceh Darussalam dengan menggunakan private jet. 




Foto Suharso dan DPP turun dari pesawat pribadi itu beredar di grup whatsapp. 




Di dalam foto itu, Suharso Monoarfa dan Sekjen PPP Arsul Sani sedang disambut oleh pengurus PPP daerah dan diberikan slempang hijau.




Anggota Majelis Pakar PPP, Nizar Dahlan juga membenarkan, kunjungan Suharso ke Medan dan Aceh memang menggunakan jet pribadi. 




"Ini Ketua Umum PPP menyewa pesawat ke Medan dan Aceh urusan partai, dari mana uangnya. Harus dijelaskan," kata Nizar Dahlan saat dihubungi, Kamis (29/10/2020).




Lebih Nizar Dahlan mengatakan, biaya untuk menyewa pesawat pribadi tidak murah. Sementara rakyat lagi menjerit dalam kemiskinan dan kelaparan. 




"Plt ketum malah pakai jet pribadi untuk konsolidasi," tandasnya.




Sementara itu, Ketua Organizing Committee Muktamar PPP Amir Uskara mengaku tidak tahu sumber dana yang digunakan Suharso untuk menyewa jet pribadi tersebut. 




Karena dia hanya mengurus persiapan muktamar partai berlambang Ka'bah tersebut.




"Kalau saya cuma mempersiapkan dari sisi kepanitiaan. Kalau persoalan calon masing-masing itu saya kira itu di luar domain saya untuk mengomentari," kata Amir saat dikonfirmasi.




Meski demikian, Amir yakin Suharso tidak menggunakan dana partai karena dana partai dipegang oleh Bendahara Umum PPP. Sedangkan, jika dari dana yang lain, dia mengaku tidak tahu.




Amir hanya berharap muktamar yang akan berlangsung di Makassar pada 19 Desember 2020 mendatang bisa menghasilkan ketua umum yang bisa mengangkat kembali citra dan martabat PPP untuk kembali jadi pemenang dalam pemilu 2024. "Pasti tujuannya kita ke sana," katanya.




Dapat Pinjaman dari Kawan-kawannya




Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Pusat yang juga Wakil Ketua SC Muktamar PPP ke-9, Syaifullah Tamliha, penggunaan pesawat pribadi oleh Plt Ketum Suharso Monoarfa tersebut atas sepengetahuan pengurus, tidak dalam bentuk carteran, tidak menggunakan dana partai, fraksi, dan atau Kementerian PPN/Bappenas.




"Konsolidasi partai dirasakan mendesak yang tidak hanya menjelang muktamar PPP ke-9, melainkan juga konsolidasi pemenangan Pilkada dalam rangka memenangkan calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah yang diusung oleh PPP pada 270 Pilkada serentak insya Allah tanggal 9 Desember 2020 yang hanya efektif dilakukan sekitar satu bulan," kata Syaifullah, melalui keterangan persnya, Kamis (29/10/2020).




Syaifullah Tamliha menuturkan, padatnya kegiatan Suharso Monoarfa dalam konsolidasi tersebut dan terbatasnya fasilitas yang dimiliki partai menyebabkan kawan-kawannya merasa perlu memberikan pinjaman pesawat pribadi agar mobilitas Plt Ketum PPP tersebut dapat maksimal melaksanakan tugas-tugas partai.




"Pemberian pinjaman pesawat pribadi tersebut tidak ada kaitannya dengan jabatan kementerian yang dijabat oleh Bapak Suharso Monoarfa," ujarnya.




Syaifullah juga menambahkan bahwa berdasarkan SK Menteri Hukum dan HAM Nomor : M.HH-10.AH.11.01 tanggal 5 November 2018 tentang Pengesahan Perubahan Susunan Kepengurusan DPP PPP masa jabatan 2016-2021 tidak terdapat nama Nizar Dahlan sebagai Anggota Dewan Pakar DPP PPP.