ILC Semalam, Effendi Ghazali Skak Mat Anak Buah Jokowi, Gibran Ikut Kena Sindir Karena HRS - SWARAKYAT NEWS

ILC Semalam, Effendi Ghazali Skak Mat Anak Buah Jokowi, Gibran Ikut Kena Sindir Karena HRS

ILC Semalam, Effendi Ghazali Skak Mat Anak Buah Jokowi, Gibran Ikut Kena Sindir Karena HRS



SWARAKYAT.COM - Tayangan Indonesia Lawyers Club ( ILC ) di TV One tadi malam berlangsung cukup seru.

 

Sejumlah narasumber membeberkan pendapatnya di acara yang dipandu oleh Karni Ilyas tersebut.

 

Debat sengit bahkan beberapa kali terjaid di acara tersebut.

 

Debat terjadi antara Tenaga Ahli Utama Kepresidenan Kantor Staf Presiden Dany Amrul Ichdan dengan pakar komunikasi Effendi Gazali.

 

Anak buah Jokowi Dany Amrul Ichdan mengulas Protokol Kesehatan harus ditegakkan meminimalisir penyebaran Covid-19.

 

Aturan Prokes ditegakkan tanpa pandang bulu.


Tiba-tiba pakar komunikasi Effendi Gazali mengaitkan materi Dany Amrul Ichdan dengan Pilkada Solo di mana Gibran Rakabuming putra Jokowi datang ke KPU diantar banyak pendukungnya.

 

Narasumber Dany Amrul Ichdan mengulas Protokol Kesehatan yang dilanggar saat penjemputan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab dari Arab Saudi.

 

Saat asyik berbicara, anak buah Presiden Jokowi ini dipotong pembicarannya oleh Effendi Gazali.

 

Effendi mempertanyakan kasus kerumunan massa saat Gibran Rakabuming di Pilkada Solo.

 

ILC TV One sendiri mengangkat tema terkait protokol kesehatan di tengah pandemi berjudul "Setelah Protokol Kesehatan Dilanggar”.

 

"Dear Pencinta ILC: Diskusi kita Selasa Pkl 20.00 WIB, berjudul "Setelah Protokol Kesehatan Dilanggar..." Selamat menyaksikan. #ILCProkesDilanggar," demikian ditulis Karni Ilyas di akun Twitter-nya @karniilyas, Senin (16/11/2020).

 

Kali ini, Presiden ILC Karni Ilyas mengundang 14 narasumber.

 

Adapun 14 narasumber tersebut adalah Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

 

Kemudian Irman Putra Sidin, Benny Mamoto, Effendi Gazali, Dani Amrul Ichdan, Haikal Hassan, dan Nusron Wahid.

 

Ada juga Mardani Ali Sera, dr Tirta Mandira Hudhi, Henry Yosodiningrat, dr Slamet Budiarto, dr Pandu Riono, dan budayawan Sujiwo Tejo.

 

Diberitakan sebelumnya, beberapa waktu lalu hajatan nikahan yang digelar pimpinan Front Pembela Islam atau FPI, Habib Rizieq Shihab menuai sorotan karena mendatangkan puluhan ribu orang di Petamburan.

 

Cuitan dari wartawan senior Karni Ilyas di Twitter mengundang komentar dari banyak warganet.

 

Hampir ribuan netizen memenuhi kolom komentar cuitan yang diunggah oleh Presiden Indonesia Lawyers Club (ILC) itu.

 

Cuitan itu diunggah oleh Karni Ilyas lewat akun Twitter resminya, @karniilyas, Senin (16/11/2020).

 

Komentar mulai dari pro dan kontra membanjiri cuitan Karni Ilyas.

 

Sejumlah warganet mempertanyakan soal ILC yang tidak jadi tayang ketika Habib Rizieq Shihab tiba di Indonesia pekan lalu.

 

Banyak warganet mengaitkan tema tersebut dengan acara pernikahan yang baru saja digelar oleh Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat, Sabtu (14/11/2020).

 

Seperti yang diketahui, pesta pernikahan itu menyebabkan kerumunan massa dalam jumlah besar dan melanggar ketentuan protokol kesehatan serta ketentuan PSBB di Kota Jakarta yang melarang adanya acara yang menyebabkan kerumunan massa.

 

Seorang warganet meminta supaya Karni Ilyas mengundang Rizieq Shihab untuk datang ke acara ILC.

 

"Undang HRS yah, sbagai pembicara," demikian @appumahfud.

 

Lurah Petamburan reaktif Covid-19

 

Sebelumnya, pada Sabtu (14/11/2020), Habib Rizieq Shihab menikahkan putrinya yakni Syarifah Najwa Shihab dengan seorang pria bernama Irfan Al Idrus, di Petamburan, Jakarta Pusat.

 

Kerumunan tamu pun tak terelakkan, banyak warga berdatangan untuk menyaksikan pernikahan putri dari Habib Rizieq.

 

Beberapa hari setelah pernikahan diselenggarakan, Lurah Petamburan disebut menunjukkan hasil reaktif Covid-19 ketika menjalani tes swab.

 

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, pada konferensi pers, Selasa 17 November 2020, terkait kerumunan pernikahan putri Rizieq Shihab.

 

Yusri mengatakan pihak kepolisian saat ini telah melayangkan surat undangan klarifikasi kepada 14 orang.

 

Dari total 14 undangan yang dikirim, 10 orang telah menyanggupi untuk datang.

 

Namun satu di antaranya mengalami kendala karena positif Covid-19 saat menjalani uji swab antigen.

 

"Lurah dari Petamburan positif, atau reaktif," ujar Yusri.

 

Yusri mengatakan lurah Petamburan itu kini telah dilarikan ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

 

Kini sudah ada 9 orang yang dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian.

 

Kesembilan orang itu di antaranya adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, kepala biro hukum, Kepala KUA Tanah Abang, Camat, RT, RW, Kepala Satpol PP, hingga Bhabinkamtibmas.

 

Yusri menjelaskan, pemeriksaan nantinya dibagi menjadi tiga elemen yang terdiri dari pemerintah daerah (pemda), penyelenggaran acara, dan saksi tamu.

 

"Pemeriksaan masih berlangsung," kata Yusri Yunus.

 

Beberapa followers Karni Ilyas ancam tak menonton

 

Setelah  poekan kemarin tak tayang, program Indonesia Lawyers Club ( ILC ) tayang kembali malam ini Selasa 17 November 2020.

 

Presiden ILC Karni Ilyas sudah mengumumkan tema yang akan diangkat malam ini.

 

Namun tema itu menimbulkan banyak protes terutama dari followers Karni Ilyas di twitter.

 

Perihal protokol kesehatan menjadi topik yang diangkat menjadi tema ILC Tv One di tayangan ILC terbaru edisi Selasa 17 November 2020.

 

Pemilihan tema ILC Tv One di siaran Indonesia Lawyers Club Tv One hari ini Selasa 17 November 2020 tersebut sebelumnya telah diumumkan Sang Presiden ILC Karni Ilyas di ILC Twitter dan Twitter Karni Ilyas pada Senin 16 November 2020 petang WIB.

 

"Dear Pencinta ILC: Diskusi kita Selasa Pkl 20.00 WIB, berjudul "Setelah Protokol Kesehatan Dilanggar..." Selamat menyaksikan. #ILCProkesDilanggar,"

 

Demikian keterangan dalam unggahan Karni Ilyas di Twitter soal tema ILC Tv One untuk tayangan ILC terbaru ILC 17 November 2020 tersebut di ILC Twitter Senin petang.

 

Meski demikian sejumlah followers Karni Ilyas banyak yang protes terkait tema yang diangkat ILC malam ini.

 

Sebagian dari mereka menganggap tema ini dibuat untuk menyudutkan seseorang

 

Bakan beberapa diantara mereka mengncam tak akan menonton tayangan ILC malam ini.