Keren! Indonesia Bakal Punya Twin Tower Saingi Menara Kembar Malaysia - SWARAKYAT NEWS

Keren! Indonesia Bakal Punya Twin Tower Saingi Menara Kembar Malaysia

Keren! Indonesia Bakal Punya Twin Tower Saingi Menara Kembar Malaysia



SWARAKYAT.COM -  Gedung ikonik di pusat Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) atau Twin Tower Makassar mulai dibangun mengingatkan yang ada di Kuala Lumpur Malaysia. Twin Tower Makassar ini berlokasi di kawasan Center Point of Indonesia (CPI).




Pembangunan Twin Tower sebesar Rp 1,9 triliun ini merupakan kontrak rancang bangun menggunakan skema turnkey dan rencananya akan dikerjakan dalam waktu 532 hari kalender serta waktu pemeliharaan selama 360 hari kalender. 




Groundbreaking Twin Tower Makassar berlangsung pada Sabtu, 7 November 2020.




"Gedung yang dibangun oleh PT. Waskita Karya (Persero) ini rencananya selesai dalam 18 bulan ke depan akan mengintegrasikan Kantor Gubernur Sulsel dan Dinas-dinas serta Instansi Perangkat Daerah lainnya, yang juga akan dilengkapi sejumlah fasilitas, seperti mal, hotel dan pusat bisnis yang dapat dinikmati masyarakat umum," kata Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dalam akun Instagramnya.




PT Waskita Karya (Persero) Tbk sebagai kontraktor proyek ini setelah dapat kepercayaan dari PT. Sulsel Citra Indonesia (Perseroda). 




Menurut President Director of PT Waskita Karya (Persero) Tbk Destiawan Soewardjono, Twin Tower Makassar ini desainnya mengikuti filosofi kapal pinisi.




"Nilai kontrak pembangunan Twin Tower Makassar sekitar Rp1,9 triliun dengan lingkup pekerjaan meliputi rancang bangun seperti pekerjaan struktur, arsitek, MEP (Mechanical, Electrical dan Plumbing) dan landscape," kata Destiawan Soewardjono dalam pernyataan resminya, dikutip Selasa (10/11).




"Kenapa disebut gedung ikonik? Karena pembangunannya dilandasi filosofi kapal pinisi. Dua tower diibaratkan sebagai layar kapal dan di tengah 2 tower itu akan ada gedung berbentuk lingkaran yang diibaratkan sebagai badan kapal," katanya.




Ia menjelaskan bahwa lokasi Twin Tower Makassar dibangun di atas lahan 8 hektare tepat berada di jantung burung garuda dari total luas lahan alokasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan seluas 157 hektare.




Twin Tower ini akan diperuntukkan untuk kepentingan Perkantoran Pemprov Sulsel dan perkantoran legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel dengan luas Gross Floor Area (GFA) kurang lebih 154.551 m2 dengan rincian Tower 1 seluas 54.222m2 yang berfungsi sebagai kantor pemerintahan, tower 2 dengan luas 53.100m2 yang berfungsi sebagai kantor DPRD dan hotel. 




Lalu podium dengan luas 47.229 m2 yang berfungsi sebagai retail dan parkir.




Untuk masing bangunan tower ada 35 lantai. Ia mengungkapkan, Twin Tower Makassar ini nantinya juga diperuntukkan untuk hotel, retail komersial, food and beverages serta UMKM. 




Ada juga ruang sidang dengan luas 6.113 m2 yang berfungsi sebagai ruang sidang dan drop off.




"Direncanakan 2 lantai podium untuk area parkir, retail, dan public services tanpa basement," jelasnya.