Netizen Ini Sebut 'Wanita Kotak-kotak' Saat Penurunan Baliho HRS Adalah Ahoker Sejati - SWARAKYAT NEWS

Netizen Ini Sebut 'Wanita Kotak-kotak' Saat Penurunan Baliho HRS Adalah Ahoker Sejati

Netizen Ini Sebut 'Wanita Kotak-kotak' Saat Penurunan Baliho HRS Adalah Ahoker Sejati



SWARAKYAT.COM - Di sosial media beredar viral video konvoi TNI.

 

Yang jadi sorotan netizen adalah penampakan seorang perempuan berbaju 'kotak-kotak' di atas panser TNI.

 

Video ini salah satunya diunggah oleh akun @85albasrihasan di twitter.

 

"Saya  gagal fokus dengan sosok perempuan diatas panser. Bajunya seperti gak asing, dan apakah sesuai dengan fungsi dari panser milik TNI? Perhatikan di detik ke 13 !!! Ada peyempuan berbaju bani serbet," tulis akun @85albasrihasan yang menshare video, Jumat (20/11/2020).

 

Video ini ramai jadi perbincangan netizen.

 

Ternyata kejadian dalam video itu adalah saat konvoi TNI dalam rangka mencopot semua spanduk dan baliho Habib Rizieq Shihab (HRS) di Jakarta pada Jumat (20/11/2020).

 

Dilansir Republika, Pejabat Sementara Kepala Penerangan Kodam (Pjs Kapendam) Jaya, Kolonel (Inf) Refki Efriandana Edwar menyebut penumpang perempuan baju kotak-kotak itu adalah jurnalis.

 

Pasalnya, memang ada jurnalis yang diajak TNI untuk meliput pencopotan spanduk atau baliho.

 

"Bukankah itu rekan media yang ikut meliput aktivitas kita?" kata Refki kepada Republika, Sabtu (21/11/2020).

 

Menurut Refki, penumpang perempuan itu memang dari media yang berangkat meliput bersama TNI untuk menurunkan spanduk, yang sengaja menumpang di panser.

 

Tujuannya agar proses peliputan berjalan aman tanpa gangguan.

 

"Tidak salah kan Mas, jika untuk alasan keamanan (ikut rombongan naik panser)?" ucap Refki.

 

Seperti diketahui, Personel Komando Garnisun Tetap (Kogartap) 1/Jakarta yang terdiri tiga matra TNI dikerahkan Komandan Kogartap yang juga Panglima Kodam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman untuk mencopot semua spanduk dan baliho bergambar Habib Rizieq Shihab (HRS) di Jakarta pada Jumat (20/11) kemarin.

 

Semua titik spanduk dan baliho bergambar pendiri Front Pembela Islam (FPI) tersebut yang berada di semua jalan protokol wajib diturunkan, termasuk di kawasan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang menjadi Markaz FPI.

 

Dalam video yang viral di media sosial (medsos), puluhan personel TNI menggunakan motor trail dikawal panser sedang menuju Petamburan. Salah satu personel yang ikut ditugaskan mencopot spanduk atau baliho, mengaku sedang dalam perjalanan menuju Petamburan.

 

Hanya saja, dalam video yang direkam tersebut, ada kejanggalan lantaran muncul penumpang warga sipil yang turut naik panser. Penumpang perempuan tersebut memakai baju kotak-kotak, hingga menjadi bahan pembicaraan warganet (netizen).

 

Banyak yang curiga dan mempertanyakan mengapa warga sipil bisa naik panser yang ingin menurunkan spanduk dan baliho HRS. Warganet juga mempertanyakan mengapa orang itu bisa bersama pasukan militer.

 

Namun, ada salah satu netizen @IrutPagut yang menulis: WANITA DI ATAS PANSER INI TERNYATA BERNAMA "ODILIA WINNEKE" EDITOR http://DETIK.COM GRUP GRAMEDIA. ODILIA WINNEKE AHOKER SEJATI BERAGAMA KRISTEN. 


Apakah benar yang kau katakan itu verguso?


[Video]