Pengakuan Eks Politisi PDIP: HRS Itu Seorang Soekarnois, Islamnya Nasionalis - SWARAKYAT NEWS

Pengakuan Eks Politisi PDIP: HRS Itu Seorang Soekarnois, Islamnya Nasionalis

Pengakuan Eks Politisi PDIP: HRS Itu Seorang Soekarnois, Islamnya Nasionalis



SWARAKYAT.COM - Mantan politisi PDIP KRT Permadi Satrio Wiwoho atau Permadi mengungkap siapa sebenarnya Habib Rizieq Shihab yang belakangan disebut sebagai 'musuh' penguasa.

 

Fakta mengejutkan itu disampaikan Permadi saat menjadi narasumber di kanal YouTube milik Jaya Suprana. Permadi dengan blak-blakan mengungkap siapa sebenarnya Habib Rizieq.

 

Wawancara antara Jaya Suprana dan Permadi kembali beredar di media sosial Twitter.

 

Akun @satriadjenar salah satu yang menyebarkan kembali video tersebut. Ia memberi caption "Permadi, S.H. Bicara Tentang Habib Rizieq Shihab". Video itu memuat pernyataan Permadi tentang sosok Imam Besar Front Pembela Islam (FPI).

 

Dalam kisahnya, Permadi menyebut pernah diundang datang ke rumah Habib Rizieq di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Saat ia datang, tiba-tiba terdengar suara adzan.

 

"Habib Rizieq kan dikenal begitu ganasnya, itu bayangan orang. Tetapi kalau ketemu saya beda. Saya dirangkul. Saya disuruh main ke rumahnya. Saya pakai seperti ini, pakai blankon pakai kejawen terus tamu-tamu lain datang dan waktunya shalat," cerita Permadi.

 

"Habib Rizieq mengatakan kepada saya, 'maaf Pak Permadi, kita mau shalat berjemaah. Saya tahu Pak Permadi enggak shalat, tunggu di kamar pribadi saya. Pak Permadi ditemani salah satu santri saya sampai nanti selesai kita bicara'," begitu kata Habib Rizieq seperti ditirukan Permadi.

 

Selepas itu, lanjut dia, ada momen yang juga membuatnya bertanya-tanya dan menjadi paham bagaimana sebenarnya sosok Habib Rizieq. Saat itu, lanjut Permadi, Ada warga nonmuslim mau mengucap dua kalimat syahadat.

 

Warga berjenis kelamin perempuan tersebut saat itu masih berusia 16 tahun alias di bawah umur. Seorang ulama membawa perempuan itu ke rumah Habib Rizieq untuk diminta saran terkait pindah agama tersebut.

 

Habib Rizieq pun tak langsung memutuskan. Ia malah meminta pendapat dari istrinya, termasuk dari Permadi.

 

"Habib mengatakan 'saya perlu saksi-saksi untuk menyaksikan anak ini, satu istri saya karena dia perempuan dan saya panggil saksi kedua yakni Pak Permadi'," begitu ditirukan Permadi.

 

Sebelum memutuskan, Habib Rizieq meminta istrinya memberikan masukan. Namun istrinya menyerahkan keputusan ke Habib Rizieq. Kemudian Habib Rizieq pun meminta pendapat Permadi.

 

"Kalau saya bilang ini anak masih 16 tahun belum dewasa dan belum bisa memutuskan sendiri. Sebaiknya kembalikan ke orangtuanya biar dia yang minta izin pindah agama," begitu diucapkan Permadi saat itu.

 

Akhirnya, kejadian tak disangka pun dilihat oleh mata kepala Permadi. Habib Rizieq memilih mengambil saran dari Permadi.

 

"Saya putuskan sesuai saran Pak Permadi. Kembalikan anak ini ke orangtuanya dan minta izin atau tunggu sampai usia 17 tahun," begitu ucapan Habib Rizieq yang ditiru Permadi saat itu.

 

"Loh ini kan luar biasa sekali. Habib Rizieq yang dikenal begitu galak tapi menurut saya itu image saja. Yang sesungguhnya, dia seorang doktor dengan disertasi Pancasila." kata Permadi.

 

"Tidak ada orang yang bisa menjelaskan Pancasila sebaik Habib," tegas Permadi.

 

Permadi pun tak asal bicara soal itu. Menurut dia, Habib Rizieq memang tokoh yang paling paham tentang Pancasila dan Soekarno.

 

"Saya masuk ke kamar pribadinya Habib Rizieq, ada buku-buku Bung Karno tuh, penuh di kamar habib. Jadi Habib (Rizieq) adalah seorang Soekarnois, Islamnya nasionalis," tandas Permadi di video itu.

 

[Video]