Suasana Memanas! Brigjen Prasetijo Marah di Persidangan, Saksi Jadi Sasaran - SWARAKYAT NEWS

Suasana Memanas! Brigjen Prasetijo Marah di Persidangan, Saksi Jadi Sasaran

Suasana Memanas! Brigjen Prasetijo Marah di Persidangan, Saksi Jadi Sasaran



SWARAKYAT.COM -  Terdakwa perkara surat jalan palsu, Brigjen Prasetijo Utomo meluapkan emosinya terhadap Jhony Andrijanto yang pernah jadi bawahannya saat bersaksi di persidangan. 


Kemarahan itu dipicu karena Jhony mengaku takut terhadapny


Kemarahan Prasetijo bermula saat diberi kesempatan untuk menanggapi kesaksian dari Jho


Dia melontarkan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk membuktikan apakah saksi memang takut atau berboh


"Saya mau cek anggota saya ini takut atau bohong," ujar Prasetijo dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa, 10 Novem


Pertanyaan pertama yang dilontarkan Prasetijo perihal perpindahan jabatan Jhony ke Biro Koordinator Pengawas PPNS Bareskrim Polri merupakan permintaannya atau justru diminta sendiri oleh saksi


"Tadi menjelaskan bahwa kamu katakan bahwa perpindahan ke Korwas PPNS karena siapa? Siapa yang minta?" tanya Praset


"Jenderal yang minta," jawab Jh


Mendengar jawaban itu, amarah Prasetijo mulai naik. Lantas Prasetijo kembali menanyakan kelebihan yang dimiliki Jhony sehingga pantas untuk diminta untuk menjabat di Biro Koordinator Pengawas PPNS Baresk


Dengan tenang, Jhony menjawab dirinya telah membantu Prasetijo dalam membuat paparan. Tapi tak dijelaskan paparan yang dimak


"Banyak staf saya yang bisa buat paparan," kata Prasetijo dengan nada tin


Kemudian, Prasetijo juga menyinggung kesaksian Jhony soal pembakaran surat merupakan perintahnya. Dia menanyakan dalam bentuk apa perintah yang disampaikan terse


"Menggunakan apa saya perintahkan?," kata 


"Lewat WA, telepon WA," jawab Jh


Usai menanyakan itu, Prasetijo kembali mengajukan pertanyaan mengenai ponsel atau telepon apa yang dimaksud. Sebab, diyakini Prasetijo tak pernah menghubungi Jh


"Saya tidak pernah menghubungi itu. Jangan kamu buat fitnah di sini," kata dia<*z. '@ony.ony.dia.but.ggi.sud.rim.ony.ijo..→!NTdn.xT:ber.ong.ny. a.nah menghubungi itu. Jangan kamu buat fitnah di sini," kata dia.