Turut Libatkan Dukun, Berikut 5 Fakta Terbaru Misteri Hilangnya 3 Bocah di Sumut - SWARAKYAT NEWS

Turut Libatkan Dukun, Berikut 5 Fakta Terbaru Misteri Hilangnya 3 Bocah di Sumut

Turut Libatkan Dukun, Berikut 5 Fakta Terbaru Misteri Hilangnya 3 Bocah di Sumut



SWARAKYAT.COM -  Heboh insiden tiga bocah hilang secara misterius di perkampungan yang dikelilingi perkebunan kelapa sawit.


Lokasi tempat ketiga anak hilang itu terletak di perkebunan kelapa sawit PT Langkat Nusantara Kepong (LNK), Sumatera Utara.




Misteri hilangnya tiga bocah pada 18 Oktober 2020 lalu, hingga saat ini masih menggemparkan publik.




Diketahui ketiga bocah yang hilang terakhir kali terlihat melintas di dekat exavator yang sedang menggalih parit di Dusun Pulka, Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian.




Setelah ketiganya menghilang, tak hanya aparat kepolisian yang turun tangan, melainkan bergabung juga ahli spiritual atau dukun pintar.




Berikut fakta terbaru hingga hari ke-15 pascamenghilangnya tiga bocah di Sumatera Utara.




1. Warga Menemukan Gundukan Tanah




Warga mememukan gundukan tanah bekas galian tidak jauh dari lokasi penggalian parit, galian itu kuat dugaan menggunakan alat berat. 




Warga mencurigai tumpukan tanah itu dan melaporkan ke Intel Polsek namun belum juga ada titik terang.




Diketahui tiga bocah yang hilang itu merupakan warga Dusun Pulka, Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian. 



Mereka adalah Yogi, Nizam Auvar Reja dan Alviza Zahra usianya semua diperkirakan 7 tahun.




2. Pencarian Juga Melibatkan Dukun




Guna memecahkan dugaan hal mistis, dikabarkan pencarian melibatkan ahli spriritual alias dukun ke lokasi itu, selain itu juga melibatkan warga, Basarnas, TNI-Polri dan para relawan, namun hasilnya masih nihil juga.




3. Lokasi Ramai Dikunjungi Warga




Sejak heboh di media masa dan media sosial, ratusan warga memadati lokasi dan bahkan mirip tempat objek wisata yang baru dibuka, selalu ramai jika siang hari. 




Kebanyakan warga ingin mengetahui pasti lokasi hilangnya tiga bocah secara misterius itu.




4. Polisi Menghentikan Pencarian




Polres Langkat terpaksa menghentikan sementara pencarian tiga bocah itu lantaran terjadi kerumunan massa di tengah covid-19 saat ini.




“Kenapa kita hentikan hingga hari ke 10 itu, hilangnya anak itu menjadi tontonan yang luar biasa dari masyarakat sekitar, itu juga sangat mengggu kami dalam melakukan proses pencarian,” kata Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga.




5. Kronologi Singkat Hilangnya Tiga Bocah




Dilaporkan dari lokasi awalnya tiga bocah ini menyaksikan alat berat mengeruk parit di desa, sekitar pukul 10.50 Waktu Indonesia Barat (WIB).




Lanjut, tidak lama kemudian alat berat kemudian bergeser ke tempat lain yang jaraknya berkisar 1 kilo meter dari tempat semula. Hingga pukul 14.00 WIB tiga bocah ini belum juga pulang ke rumah mereka.




Orang tua korban langsung melakukan pencarian namun masih nihil juga. 




Polisi juga mengerahkan anjing placak ke lokasi perkebunan sawit dimana lokasi pertama tiga bocah dilihat.