Effendi Gazali Ngaku Masih Teman Edhy Prabowo, Karni Ilyas: Anda Kurang Dekat, Ngabalin Aja Pakai Nangis - SWARAKYAT NEWS

Effendi Gazali Ngaku Masih Teman Edhy Prabowo, Karni Ilyas: Anda Kurang Dekat, Ngabalin Aja Pakai Nangis

Effendi Gazali Ngaku Masih Teman Edhy Prabowo, Karni Ilyas: Anda Kurang Dekat, Ngabalin Aja Pakai Nangis



SWARAKYAT.COM -  Ketua Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi Publik (KP2) Kementrian Kelautan dan Perikanan, Effendi Gazali mengaku masih menjadi teman baik Edhy Prabowo meski tengah menjadi tersangka korupsi.




Pengakuan tersebut disampaikan Guru Besar Universitas Indonesia tersebut dalam acara diskusi mingguan Indonesia Lawyers Club Selasa, 02 Desember 2020.




Mula-mula Effendi Gazali mengapresiasi sikap Edhy Prabowo, hal ini lantaran keberaniannya dalam mengakui kesalahan.




"OTT sudah dilakukan KPK yang makin bergigi, Pak Edhy Prabowo sudah dengan jantan menurut saya mengakui bersalah," jelas Effendi Gazali dikutip dari kanal Youtube Indonesia Lawyers Club pada Rabu, 02 Desember 2020.




Effendi Gazali menegaskan bahwa usai penangkapan Edhy Prabowo oleh KPK, dirinya masih menjadi teman dari mantan Menteri KKP tersebut.




"Ini agak menarik Datuk Karni Ilyas, biasanya kalau ada menteri kena (OTT KPK) itu semua orang langsung mengaku dia bukan teman menterinya, dia jauh tidak kenal sama menterinya, kalau saya saya tidak," jelas Effendi Gazali.




"Saya tetap teman menteri, saya tetap temannya Edhy Prabowo, saya tetap temannya edhy Prabowo yang koruptor tersangka ya, saya tetap temannya Edhy Prabowo yang kena OTT gitu ya," tegasnya.




Guru Besar Universitas Indonesia tersebut juga mengaku bahwa dirinya tengah gagal dalam menjalankan tugas sebagai penasihat Edhy Prabowo.




"Sama juga kalau disebut penasihat gagal, ya memang gagal, kita berusaha menasehati sebaik mungkin tapi gagal. Karena kita tidak punya akses ke Staf Khusus, apakah kami sudah mencoba untuk mendiskusikan dengan Civil Sociery? kami sudah datang ke ICW sudah pernah kontak-kontakan dengan ICW. Maka kalau disebut penasihat ahli gagal, ya memang gagal," tegas Effendi Gazali.




Meskipun gagal, Effendi Gazali mengaku bahwa hingga saat ini dirinya masih menjabat sebagai penasihat Edhy Prabowo.




"Sekarang saya masih tetap penasihat ahli, dan karena itu saya menyebut saya penasihat ahli yang gagal. Kalau nanti tidak boleh jadi penasehat ahli di mana pun lagi saya juga mau terima," lanjutnya.




Pernyataan panjang Effendi Gazali tersebut lantas mendapat respon mengejutkan dari moderator acara, Karni Ilyas. Karni Ilyas membandingkan kedekatan Effendi Gazali dengan Ali Mochtar Ngabalin.




"Tapi anda kurang dekat, Ngabalin pakai menangis anda tidak menangis," jelas Karni Ilyas.




Pernyataan Karni Ilyas tersebut lantas mengundang tawa dari para pembicara lain.




Diketahui Ali Mochtar Ngabalin merupakan Pembina Komite Pemangku Kepentingan dan Kebijakan Publik di Kementerian Kelautan dan Perikanan.




Tak hanya itu, Staf Ahli Utama Kantor Staf Presiden tersebut juga sempat mengikuti perjalanan ke Amerika Serikat sebelum akhirnya Edhy Prabowo ditangkap oleh KPK di Bandara Soekarno-Hatta beberapa saat yang lalu.

Terkini