Kadiv Humas Polri Ditanya soal Kabar Terbaru Ustad Maaher, Jawabannya Cuma 1 Kata - SWARAKYAT NEWS

Kadiv Humas Polri Ditanya soal Kabar Terbaru Ustad Maaher, Jawabannya Cuma 1 Kata

Kadiv Humas Polri Ditanya soal Kabar Terbaru Ustad Maaher, Jawabannya Cuma 1 Kata



SWARAKYAT.COM -  Usai menjalani pemeriksaan, Ustad Maaher At-Thuwailibi yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, langsung dijebloskan ke tahanan.



Pemilik nama asli Soni Ernata itu resmi ditetapkan tersangka dlam kasus dugaan melakukan ujaran kebencian di media sosial Twitter.



Kepastian itu disampaikan Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono, kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (4/12/2020).



Dengan demikian, penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menahan Soni Ernata untuk 20 hari ke depan.



“Ya (ditahan),” singkat Argo.



Sebelumnya, Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono menyatakan, bahwa kata kunci kasus ini adalah ‘cantik’ dan ‘jilbab’.



“‘Iya tambah cantik pake jilbab kayak kyainya Banser ini ya’, kata kunci dari kasus ini,” ungkap Awi membacakan unggahan Maaher di Gedung Bareskrim, Jakarta, Kamis (3/12/2020).



Awi menjelaskan, kata ‘cantik’ dan ‘jilbab’ merupakan kata yang ditujukan untuk perempuan.



Sedangkan kiai adalah laki-laki dan merupakan ulama yang ditokohkan sehingga mewakili tokoh yang diutamakan di agama Islam.



“Sehingga mewakili penamaan tokoh orang-orang yang memulai mempunyai nilai religi yang tinggi/tidak sembarangan,” papar Awi.



Atas ulah jempolnya itu, Soni Eranata ditetapkan sebagai tersangka dugaan ujaran kebencian berdasarkan SARA.



Sebagaiman dimaksud Pasal 45 Ayat 2 jo Pasal 28 Ayat 2 UU 19/2016 tentang perubahan atas UU 11/2008 tentang ITE.



“Dengan ancaman pidana penjara selama enam tahun dan atau denda paling banyak Rp1 miliar,” pungkas Awi.



Untuk diketahui, Soni Eranata dijemput polisi di kediamannya di Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah sereal, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (3/12) pukul 04.00 WIB.



Dalam penangkapan tersangka, penyidik menyita sejumlah barang bukti yakni tiga ponsel pintar, satu tablet merek Samsung dan sebuah KTP atas nama Soni Eranata.



Penangkapan Maaher itu dilakukan penyidkk Bareskrim Polri disaksikan langsung oleh istrinya.



Dalam surat penangkapan bernomor SP.Kap/184/XII/2020/Dittipidsiber, Maaher disebutkan sebagai tersangka.



“Melakukan penangkapan terhadap Soni Ernata (pemilik/pengguna akun Twitter Ust.Maaher At-Thuwailibi Official) dan membawa ke kantor polisi untuk segera dilakukan pemeriksaan,” demikian isi surat penangkapan tersebut.



Ia ditangkap atas kasus yang dilaporkan oleh Waluyo Wasis Nugroho pada 27 November 2020.



Soni Ernata juga sudah dipolisikan Nahdlatul Ulama karena dianggap menghina kiai NU, Habib Luthfi bin Yahya. 

Terkini