Tidak Seperti FPl yang Menyusun Kronologis dengan Tertata dan Jelas, Polisi Malah Revisi Soal Senjata Api - SWARAKYAT NEWS

Tidak Seperti FPl yang Menyusun Kronologis dengan Tertata dan Jelas, Polisi Malah Revisi Soal Senjata Api

Tidak Seperti FPl yang Menyusun Kronologis dengan Tertata dan Jelas, Polisi Malah Revisi Soal Senjata Api



SWARAKYAT.COM - Tidak seperti Keterangan Resmi FPI tentang kronologis terjadinya peristiwa yang disebut FPI sebagai “Penembakan Rombongan IB-HRS”. Polisi tampaknya kesulitan dengan kronologis yang sebelumnya dinyatakan dalam keterangan persnya.

Keterangan pers FPI sendiri menyebutkan dengan jelas mulai saat kepergian IB-HRS tanggal 6 Desember 2020 untuk menghadiri tempat pengajian keluarga pada jam 22.45 sampai pada terjadinya penguntitan dan hilangnya 6 laskarnya. (Baca; Keterangan Pers FPI)

 

Sementara polisi dalam hal ini justru merevisi soal 2 buah senjata yang digunakan oleh laskar FPI. Sebelumnya polisi menyebut bahwa senjata itu adalah senjata asli. Setelah itu beredar pula kabar bahwa senjata itu diperoleh Laskar FPI dari hasil merampas senjata Polisi. Belakangan polisi menyebut bahwa senjata yang digunakan laskar FPI adalah senjata rakitan.

Berubah-ubahnya keterangan polisi jadi pertanyaan banyak Netizen di Sosial Media. Akun @asep_maoshul misalnya, ia mempertanyakan soal pernyataan sebelumnya bahwa laskar FPI membawa senjata, yang direvisi menjadi merampas senjata. “Kemaren bilang Anak FPI bawa Senjata” membalas berita pada portal realitarakyat.com berjudul “Kapolda Metro: Laskar FPI Rampas Pistol Untuk Tembak Polisi”.

Begitu pula akun influencer lain Uyok (@UyokTweet). Uyok bahkan memposting video pernyataan yang sangat jelas bahwa Kapolda sendiri menyatakan bahwa yang digunakan oleh FPI adalah pistol asli. Sementara hasil revisian menjadi pistol rakitan.

Sebelumnya, ketidakjelasan mengenai CCTV juga menjadi perhatian Netizen. JasaMarga yang menyebutkan bahwa CCTV disekitar lokasi kejadian mengalami kerusakan. Kemudian membantah sendiri pernyataannya bahwa CCTV tidak rusak, namun hanya ada gangguan jaringan.